Curhat Penulis
Rabu, 14 November 2012
Perencanaan Menulis
Konon, seseorang yang melakukan sebuah kegiatan tanpa membuat sebuah perencanaan, berarti ia tengah merencanakan untuk gagal. Begitu juga dengan kegiatan menulis. Tapi tentu tidak sekaku yang kita bayangkan. Tidak perlu sampai terlalu detail, karena seringkali inilah pula yang menjadi biang keladi bagi seorang penulis pemula (atau seorang penulis senior yang dihinggapi rasa perfectionist - serba mau sempurna - akhirnya tak kunjung menulis.
Hmm ..., saya sendiri tidak anti dengan perencanaan. Idealnya memang sebuah perencanaan diperlukan sebelum kita memulai sesuatu. Tapi jika memang kemudian justru menjadi belenggu, pilihannya tentu melakukan tindakan terlebih dahulu sambil melakukan perbaikan di sana-sini.
Maka, seimbangkan saja keduanya. Setelah kita merencanakan apa yang ingin kita tulis, selanjutnya adalah waktunya beraksi. Tetapi jika sesuatu mengendalikan tanganmu, melakukan sebuah pemberontakan dan keluar dari apa yang kau rencanakan, tinggalkan rencanamu.
Dan pada akhirnya - meminjam iklan dari salah satu sepatu olehraga terkenal ...; - just do it!
Langganan:
Komentar (Atom)